Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Industri Digital, Menakar dan Memelihara Manfaatnya

ROBERT M Solow, penerima Nobel Ekonomi pada 1987 menyatakan inovasi dan teknologi menjadi faktor kunci mencapai pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan kapital dan sumber daya manusia. Pemanfaatan teknologi, kata Solow, bisa meningkatkan produktivitas yang penting bagi pertumbuhan ekonomi.   Pandemi covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu membuktikan teori ini. Pemakaian teknologi digital dan aplikasi menjadi semakin penting. Tren industri digital juga mengarah pada super app seperti Gojek yang memiliki 20 layanan, Tokopedia dan Shopee yang tidak hanya e-commerce tetapi juga menjual makanan siap saji dan pembayaran tagihan. Sinergi dari super app di industri digital bisa meningkatkan economies of scale, pada akhirnya akan menurunkan biaya transaksi dan produksi. Dengan adanya teknologi, perusahaan lebih berpeluang tumbuh secara organik dan inorganik melalui kolaborasi bisnis. Contohnya, jika dua perusahaan di bidang usaha yang berbeda melakukan kolaborasi, mereka dapat meningkatkan efisiensi kedua perusahaan tersebut dan menciptakan welfare gain bagi konsumen, seperti; peningkatan pelayanan, penurunan harga dan bahkan aplikasi digital ini menjadi one-stop-shopping. Kolaborasi bisnis seperti ini dapat menguntungkan pelaku usaha. Jika perusahaan dapat bertukar data konsumen- tentunya selaras dengan regulasi perlindungan data pribadi- perusahaan dapat memasarkan iklan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Efisiensi ini dapat menurunkan biaya akuisisi konsumen dan meningkatkan pendapatan dari iklan elektronik.

Kolaborasi bisnis antar perusahaan juga membantu mitra usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam perusahaan tersebut. Misalnya, Gojek dapat bekerja sama dengan perusahaan e-commerce seperti Tokopedia, JD.ID atau Bukalapak. Mitra UMKM yang berjualan di e-commerce tersebut akan mendapatkan pelayanan logistik yang lebih baik dan murah untuk mengirim barang ke konsumen mereka. Sebaliknya, mitra UMKM pengemudi dari Gojek dapat memaksimalkan jasa pengiriman barang mereka. Sinergi membantu mitra UMKM dan masyarakat terbukti telah terjadi saat pandemik. Perusahaan teknologi seperti Tokopedia, Bukalapak dan Gojek ikut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Indonesia.   Di sisi lain, industri digital sangat dinamis dan diikuti berbagai perubahan yang cepat, sehingga perlu terus berinovasi, meningkatkan nilai tambah dan skala ekonomi yang lebih baik manfaatnya bagi perekonomian. Oleh karena itu, salah satu strategi bisnis yang umum dilakukan adalah kolaborasi. 

Lebih lanjut silakan Klik Disini